Selamat Datang di Tas Tomas Management

Tas Tomas Management adalah sebuah lembaga yang ambil andil mengatasi keterpurukan bangsa dengan program bottom up INDONESIA BERGEMA "Indonesia berhasil dgn gerakan membaca Al Qur'an ". Misi : Berhasil menuntaskan buta huruf Al Qur’an, mengembalikan peran ibu-ibu sebagai pendidik di keluarganya, memperbaiki akhlak generasi muda, mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan Ekonomi Nasional. Out put : Perubahan mind set/pola pikir masyarakat dari mind set uang,bantuan,duniawi menjadi mind set sederhana, tidak konsumtif, gemar menabung, gemar berinfak/bersedekah dan taat beribadah serta bertaubat. Rencana Program Jangka Panjang (RPJP): Indonesia Tuntas Buta Baca Al Qur'an tahun 2045. Sumber Pendanaan: Murni Berasal dari Donasi orang-orang yang ikhlas, wahana kesejahteraan sosial berbasis masyarakat dana CSR Perusahaan, Hibah dari Dalam dan Luar Negeri. Tas Tomas Management juga sebagai Pundi Sosial untuk mengumpulkan dan menyalurkan sumbangan sosial kepada PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteran Sosial)

Jumat, 25 September 2020

 [18.19, 21/9/2020] Daeng Mangago: Pundi Sosial yang diserahkan berupa Sembako dan Uang sebesar Rp. 250.000 kepada orang tua klien

[18.21, 21/9/2020] Daeng Mangago: Penyerahan Bantuan dari _PUNDI SOSIAL kepada Pemerlu Pelayanan Sosial ( _PPKS) dengan klien seorang anak penderita epilepsi dan mikro sepali sehingga mengganggu tumbuh kembang (Senin, 21 September 2020)

Identitas Diri PPKS

- Klien bernama Marsya Putri Adekantari, Usia 1 tahun 5 bulan

- Alamat klien adalah RT 024/RW 13 Desa Seteluk Tengah Kecamatan Seteluk 

- Orang tua klien : Nama Bapak : Saefudin (31 tahun)  dan Nama Ibu : Sarmina (29 tahun)

Kondisi Sosial Ekonomi

- Ayah Klien bekerja sebagai buruh bangunan. 

- Penghasilan ayah klien yang tidak tetap tergantung ada permintaan.

- Klien tidak termasuk dalam DTKS 

Kondisi sosial masyarakat

- Klien memiliki hubungan yang baik dengan tetangganya dan diperhatikan. 





Keadaan Kesehatan

- Kondisi klien adalah dengan usia 1 tahun 5 bulan, klien menderita epilepsi, mikro sepali sehingga mengakibatkan perkembangan terhambat (belum bisa berjalan)

- Klien diharuskan oleh tenaga medis (Petugas Puskesmas) control ke rumah sakit tiap bulannya.

Tindak lanjut

- Berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dalam hal ini Puskesmas Seteluk untuk memberikan perhatikan dan penanganan yang serius terhadap klien, termasuk dengan pemberian asupan berupa susu tiap bulannya.

- Berkoordinasi dengan bidang Linjamsos agar kiranya dapat masuk menjadi kepersertaan program Pariri Landis.

- Diusulkan untuk mendapatkan bantuan sembako ke Dinas Sosial Provinsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar